Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Perangi Flexing Lewat Kompetisi Film Pendek “Save Our Socmed”

7 November 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
IoH Short Movie

AwardingvNight SOS Short Movie Competition 2022. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meningkatnya flex culture ditandai semakin maraknya orang-orang yang pamer melalui media sosial. Yang lebih memprihatinkan, banyak anak muda yang terjebak pada flex culture dan menyebabkan perasaan Fear of Missing Out (FOMO) sehingga mempengaruhi rasa percaya diri, produktivitas dan kesehatan mental.

Hal ini yang mendorong Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bekerjasama dengan CGV sukses menggelar kompetisi film pendek di program Save Our Socmed (S.O.S). Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dengan mengampanyekan kesadaran akan bahaya flex culture.

Kompetisi ini diluncurkan pada tanggal 5 September – 5 Oktober 2022, dengan persyaratan video dengan resolusi 16:9, berdurasi 5-10 menit. Kompetisi yang mengangkat tema “Waspada Flex Culture, Stay Humble!” ini, berhasil meraih animo tinggi dengan total 467 peserta pelatihan, 124 nominasi video, dan berhasil menembus 6,8 juta penonton di berbagai platform media sosial.

Baca juga :   Jaring Sineas Muda MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Indonesia

Director and Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan, banyak karya-karya kreatif yang menginspirasi untuk lebih bijak dalam menyikapi media sosial, flex culture, sehingga bisa berpikir serta bertindak lebih positif lagi.

“Kami sangat mengapresiasi film pendek karya generasi muda indonesia terutama para peserta program Save Our Socmed. Semoga program ini bisa terus mengedukasi generasi muda Indonesia dan menjadi wadah kreativitas bagi mereka,” kata Buldansyah pada acara “AwardingvNight SOS Short Movie Competition,” Minggu (6/11/2022) di CGV Grand Indonesia, Jakarta.

Kompetisi ini melibatkan juri yang terdiri dari Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Produser Founder Maxima Pictures Ody Mulya Hidayat, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru, Pamong Budaya Bidang Perfilman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Marlina Yulianty serta Koordinator gerakan #BijakBersocmed, Enda Nasution.

Baca juga :   Kini Bebas Nonton Piala Dunia Qatar 2022 Dalam Genggaman

Neil mengatakan, program literasi dan kompetisi film pendek Save Our Socmed merupakan media yang tepat untuk semakin mengeksplorasi potensi ekonomi kreatif oleh generasi muda di Indonesia.

“Kompetisi ini juga berhasil menjadi wadah edukasi agar anak muda bisa menyikapi gejala sosial yang terjadi di sekitarnya. Mereka menuangkan hasil pembelajaran itu melalui karya yang positif dan kreatif. Generasi muda harus ambil bagian dalam memajukan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual,” katanya.

Sementara itu, Direktur CGV, Haryani Suwirman, menyampaikan, melalui program ini terlihat  banyak sekali bakat dan ide kreatif anak muda yang potensial di Indonesia. “Semoga dengan adanya program yang positif ini bisa menjadi penyemangat untuk generasi muda agar tidak menyerah dalam menggapai mimpi dan cita-cita, sekaligus menggali potensi diri dalam memajukan dunia perfilman tanah air,” katanya.

Baca juga :   IM3 Merangkul Jarak Antar Generasi Lewat Paket Baru dan Pasar Ramadan

Pemenang pertama kompetisi S.O.S kali ini diraih oleh tim ActFilm dengan judul film Bayangan. Juara II didapatkan oleh tim Unlimitale dengan judul film An Xin. Juara III diperoleh oleh tim Ruang Tengah Media dengan judul film FOMO. Selain itu, terdapat berbagai kategori lain seperti Most Views, Most Likes, Most Shared, Best Director, Best Cinematography, Best Screenplay, Best Actor, Best Actress, Best Teaser, dan Best Poster. Para pemenang dari kompetisi ini mendapatkan total hadiah Rp100 juta.

Para peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai tata cara pembuatan film dan dampak negatif flex culture dari Badan Perfilman Indonesia yang diadakan di sepuluh kota di Indonesia yaitu di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Solo, Palembang, Medan, Mataram, Makassar, hingga Balikpapan.

 

STEVY WIDIA

Tags: CGVflex cultureIndosat Ooredoo Hutchison (IOH)kompetisi film pendekprogram Save Our Socmed (S.O.S)
Previous Post

PasarMIKRO Akan Perluas Pasar Setelah Peroleh Pendanaan Rp39 Miliar

Next Post

Perusahaan Otomotif Ini Hadirkan Dojo Manufaktur untuk SMK

Related Posts

Robodog
Technology

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

3 Maret 2026
0
Jaring Sineas Muda MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Indonesia
Industry

Jaring Sineas Muda MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Indonesia

21 November 2025
0
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Cegah Lebih 200 Juta Upaya Penipuan Digital
Technology

Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Cegah Lebih 200 Juta Upaya Penipuan Digital

10 November 2025
0
Load More
Next Post
Dojo di SMK Lentera Bangsa Karawang

Perusahaan Otomotif Ini Hadirkan Dojo Manufaktur untuk SMK

Staffinc

Usai Ganti Nama, Startup Staffinc Siap Jadi Solusi Digital Staffing

Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap

Startup Energi Xurya Ekspansi ke Jawa Tengah

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version